|
|
|
Menkumham Akan Membahas Kasus Kecil |
|
|
|
|
Minggu, 20 Desember 2009 | 11:43 WIB PADANG, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Patrialis Akbar, berjanji akan membahas kasus-kasus pelanggaran hukum kecil yang menyentuh sisi kemanusiaan ke rapat Menkopolhukam pekan depan. |
|
Selanjutnya...
|
|
Bocah Itu Tetap Diancam 15 Tahun Penjara |
|
|
|
|
Rabu, 16 Desember 2009 | 11:36 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polres Jakarta Timur tetap menjerat HAG (10), Bocah tersangka pembunuhan ibu angkatnya Eti Rochyati (55) dengan pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman 15 tahun penjara. |
|
Selanjutnya...
|
|
Kasihan Polisi Indonesia, Kurang mendapat Kepercayaan apalagi Profesional |
|
|
|
|
Jakarta, 1 Desember 2009 oleh: Hamid Patilima Jakarta, infocrim.org – Hanya karena teledor dalam pendefinisian sebuah perkara yang dipersangkakan terhadap seseorang, sangat berdampak buruk pada citra Polisi Indonesia. Bagaimana tidak? Kasus Bibit-Candra, misalnya, hanya karena keteledoran ‘Reskrim’ dalam memberi definisi. Membuat nama besar Polri (sukses ungkap terorisme) hancur sampai keangka di bawah nol. Untung, Presiden masih memandang, Polri diberi kewenangan, supaya tidak hancur sekalian. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Bibit Samad Rianto: Tak Rela Kepolisian Dibawa ke Hal yang Tidak Baik |
|
|
|
|
Kamis, 17 Desember 2009 | 07:32 WIB Pengantar Redaksi ”Saya manusia biasa,” kata Bibit Samad Rianto menjawab seorang penanya Kompas Kita apakah dia pernah korupsi. Tidak ada manusia yang sempurna. Namun, kehadiran Bibit di kancah perang melawan korupsi menjadi penting. |
|
Selanjutnya...
|
|
Ya Ampun... Polisi Paku Tangan Tahanan |
|
|
|
|
Jumat, 4 Desember 2009 | 18:21 WIB GORONTALO, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo Brigadir Jenderal (Pol) Sunarjono mengungkapkan nama inisial anggota polisi yang menganiaya salah seorang tahanan dengan cara memaku kedua tangan korban. Sunarjono mengungkapkan, nama anggota polisi itu berinisial N dengan pangkat brigadir dan bertugas di Kepolisian Resor Kota Gorontalo. |
|
Selanjutnya...
|
|
Empat Pemungut Kapas Dua Kilogram Dipenjara |
|
|
|
|
Rabu, 25 November 2009 03:00 WIB Batang (ANTARA News) - Empat pemungut kapas di lahan milik PT Sigayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Rowobelang karena dituduh telah mencuri dua kilogram kapas senilai Rp4 ribu. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 10 dari 37 |