|
Sukses Untuk Tim Densus 88 |
|
|
|
|
Jakarta, 14 Mei 2010 Jakarta, infocrim.org - Presiden Obama, Presiden Hamid Kharzai, dan PM Pakistan perlu bersurat ke Presiden SBY untuk mengundang Tim Densus 88 untuk mengendus, mengejar, dan membekuk Top Teroris dunia. Tim Densus 88 sangat diandalkan. Hanya dalam hitungan hari Tim ini sejak awal Januari 2010 hampir berhasil melumpuhkan individu-individu yang tergabung dalam kelompok teoris di Indonesia. Sukses untuk Tim Densus 88. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Pasal 112 UU No 35/2009 Rentan |
|
|
|
|
Kamis, 6 Mei 2010 | 03:49 WIB Jakarta, Kompas - Rumusan Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika rentan disalahgunakan. Banyak orang yang tak bersalah harus meringkuk di penjara, termasuk mereka yang seharusnya dirawat di panti rehabilitasi. Akibatnya, jumlah tahanan narkotika membeludak dan menimbulkan krisis penjara Indonesia |
|
Selanjutnya...
|
|
Mengapa Kita Menjadi Bengis? |
|
|
|
|
Jumat, 23 April 2010 | 04:57 WIB
Oleh M Jusuf Kalla Peristiwa sangat dramatis terjadi pada Rabu (14/4) pekan lalu di Tanjung Priok, DKI Jakarta. Yang tampak kasatmata, bentrok polisi dan Satpol PP dengan massa. Ada tiga nyawa melayang, ratusan orang luka-luka, dan 56 mobil dirusak kemudian dibakar. Indonesia heboh karena inilah bentrokan terhebat di Ibu Kota pascakerusuhan Mei 1998. |
|
Selanjutnya...
|
|
3 Sabhara Penangkap Teroris Akan Diberi Penghargaan |
|
|
|
|
Minggu, 11 April 2010 | 22:36 WIB poldasumut.info Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Oegroseno MEDAN, KOMPAS.com - Tiga petugas kepolisian yang berjasa dalam penangkapan enam tersangka teroris di Medan, Sumatera Utara akan menerima penghargaan. Mereka adalah Bripka Sartono Sihombing, Brigadir Pol Horas Hutauruk, dan Briptu Hendrianto Turnip. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Arafat Mengakui Tidak Pernah Diawasi Pengawas |
|
|
|
|
Kamis, 6 Mei 2010 | 03:17 WIB Jakarta, Kompas - Komisaris Arafat, polisi yang pernah menyidik kasus perpajakan dengan terdakwa mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus HP Tambunan, mengungkapkan berbagai hal dalam sidang kode etik di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (5/5). Hal itu mulai dugaan rekayasa perkara hingga ke pembagian uang kepada oknum kepolisian dari Gayus melalui pengacaranya, Haposan Hutagalung. |
|
Selanjutnya...
|
|
ITB Akui Adanya Plagiarisme |
|
|
|
|
Jumat, 16 April 2010 | 04:30 WIB Bandung, Kompas - Institut Teknologi Bandung mengakui kasus plagiarisme yang dilakukan MZ, mahasiswa program studi doktor dari Sekolah Tinggi Elektronika dan Informatika ITB. Plagiarisme itu dilakukan ketika yang bersangkutan mengikuti ”the 2008 Institute of Electrical and Electronics Engineers Conference on Cybernetics and Intelligent Systems” di Chengdu, China. |
|
Selanjutnya...
|
|
Cirus Sinaga dan Poltak Manulang Dicopot |
|
|
|
|
Kamis, 8 April 2010 | 16:09 WIB KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Jaksa Cirus Sinaga (kanan) dan Fadil Regan, yang menangani kasus dugaan praktik makelar dalam kasus pajak yang melibatkan petugas Direktorat Jenderal Pajak, Gayus Tambunan, memberi keterangan kepada wartawan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (22/3/2010). JAKARTA, KOMPAS.com — Kejaksaan Agung memberhentikan dua pejabatnya, yaitu Cirus Sinaga dan Poltak Manulang, dari jabatan struktural. Keduanya diberhentikan karena diduga terlibat praktik mafia kasus saat menangani perkara Gayus Halomoan Tambunan. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 4 dari 37 |